Berapa Banyak Buku Yang Harus Kita Baca?

Kurang lebih satu tahun yang lalu, saya pernah membuat tulisan tentang apa pentingnya kita membaca dan juga bagaimana meningkatkan minat baca. Dalam tulisan tersebut dijabarkan segala hal dan data yang membuat kita akan langsung merasa bahwa membaca adalah sebuah kebutuhan. Dalam beberapa kesempatan ketika memberikan seminar atau pelatihan, ada beberapa peserta yang kemudian bertanya kepada saya, “Kak Arry biasanya membaca buku berapa banyak dalam sebulan?”

Pertanyaan yang sederhana, namun membuat saya berpikir karena sebelumnya saya jarang menghitung berapa jumlah buku yang saya baca. Kalau saya membaca, ya baca aja gitu. Tidak dihitung-hitung. Namun setelah dihitung, ternyata saya membaca kurang lebih 10 – 20 buku dalam waktu sebulan. Bahkan saya membeli sebuah reader khusus untuk membaca ebook, Nook HD yang diimpor dari Amrik untuk meningkatkan produktivitas membaca saya.

Kemudian ada lagi pertanyaan, “Dari sekian banyak buku itu, buku seperti apa yang dibaca? Apakah semua tentang bidang keilmuan kita atau ada yang lain?” Karena seringkali, begitu kita ada di toko buku kita sering bingung membeli buku apa. Selain itu mungkin masih banyak buku yang masih terbungkus rapi dan belum kita buka sama sekali di rumah. Pun kalau kita terlalu sering membaca buku dengan topik sama, kita pasti akan menjadi bosan. Nah, dalam tulisan kali ini saya akan berbagi tentang kiat memilih buku yang kita baca sehingga jadi tidak bosan dan lebih produktif.

Memilih buku apa yang akan dibaca memang gampang-gampang susah, karena begitu banyak buku yang saat ini berada di pasaran dan topiknya pun sangat beragam. Seringkali bahkan kita membeli buku yang sebenarnya tidak kita perlukan. Maka, jadilah buku itu selalu terbungkus rapi dan tidak pernah dibuka-buka.

Tentukan Tujuan Terlebih Dahulu

Sebelum kita mulai untuk membeli buku atau bacaan, ada baiknya kita tentukan terlebih dahulu tujuan membaca kita. Beda tujuan beda juga jawaban terkait banyak buku yang harus dibaca. Seperti misalkan saya, membaca buku 10 – 20 dalam sebulan karena saya merupakan seorang penulis dan pembicara publik. Saya belajar dari para penulis dan pembicara publik terbaik bahwasanya mereka menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk membaca dan menulis. Saya membaca untuk mendapatkan banyak insight dan ide-ide baru. Bagaimana dengan Anda?

Tidak Melulu tentang Bidang yang Kita Geluti

Apakah jika saya seorang dokter, maka saya terbatas hanya membaca hal-hal tentang kedokteran? Jika saya seorang trainer, apakah saya hanya membaca hal yang berkaitan dengan public speaking? Tidak juga. Agar wawasan saya lebih luas dan tidak terbatas hanya pada bidang yang saya geluti, maka saya membagi komposisi bacaan saya menjadi seperti ini,

40% untuk bacaan bersifat knowledge di bidang yang ingin kita geluti30% untuk bacaan bersifat teknik yang ingin kita kuasai20% untuk bacaan bersifat unik dan kreatif10% untuk bacaan yang tidak kita minati.

Rumit? Tidak juga. Anggaplah bulan ini saya menargetkan untuk membaca 10 buku. Maka, 4 buku saya adalah buku tentang wawasan hidup produktif, 3 buku saya adalah buku yang bersifat teknikal (misal teknik public speaking, menulis, atau NLP), 2 buku saya adalah buku tentang passion (menurut saya ini adalah konsep yang unik), dan 1 buku tentang politik.

Nah, itulah beberapa pertanyaan yang bisa saya jawab terkait dengan berapa banyak buku yang perlu kita baca (sekali lagi, itu tergantung) dan bagaimana cara saya memilih bacaan untuk perpustakaan kecil saya. Semoga bermanfaat untuk pembaca semuanya.

SUMBER

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s