Berubah atau Mati

CHANGE OR DIE
Pada tahun 1960-an, di pergelangan tangan setiap orang nyaris hanya ada arloji _

Made in Switzerland. Jam tangan buatan Swiss itu menguasai market share di atas 60%. Namun, pada 1980-an market sharenya tinggal 15%. Data ini saya dapatkan dari Prof Rhenald Kasali dalam bukunya berjudul Disruption. 
Arloji Swiss tersebut tiba-tiba dihajar oleh jam digital buatan Asia,  desain jam yang saat ini Anda bisa lihat dalam gadget Anda. Beruntung industri arloji Swiss segera bangkit; mereka membentuk dan mengorganisir sebuah inovasi dengan menyatukan para pembuat arloji dan mengumpulkan data riset.  Hasilnya?  Mereka membuat terobosan baru, jam yang lebih canggih, untuk alat pacu jantung dan sebagainya. 
Dari sumber yang sama, pada tahun 1970-an, dunia hanya mengenal rol film merek Kodak dan Fuji. Kini kodak sudah tiada entah kemana,  sedangkan Fuji berevolusi ke dunia digital (lab, health,  dan lain-lain).  Beberapa tahun lalu, saat saya masih SD, kita juga tahunya Handphone adalah Nokia.  Tetapi tahun 2013 kita menyaksikan sendiri bahwa raja Handphone sejuta umat tersebut diakusisi oleh microsoft.
Apa yang terjadi dengan strong brand itu?  Bukankah Indonesia juga banyak jutaan Brand yang dulu bergema saat ini tinggal kenangan? 

Masalahnya bukan pada inside the ‘odds’, melainkan sesuatu yang telah berubah. Saat Nokia sudah nyaman dengan posisinya tanpa mau berinovasi mengikuti perkembangan zaman dan ia yakin setiap orang pasti menggunakan Handphonenya. Terdapat musuh-musuh yang tidak kelihatan sibuk belajar dan berinovasi. Dan saat musuh tersebut sudah selesai dengan inovasinya, nokia yang belum ada persiapan sama sekali menghadapi gempuran android dan iPhone  kaget, akhirnya lumpuh. 
Dalam hal apapun itu. Di era sekarang perubahan terjadi sangat amat cepat sulit bagi kita untuk memprediksi apa yang akan terjadi kedepannya?  Bahkan Abraham Lincon pernah mengatakan bahwa,  “The best way to predict your future is to create it”. Salah satu cara terbaik untuk memprediksi masa depan adalah menciptakannya. 
Era sekarang kita tidak bisa lagi diam, hanya mendengarkan ceramah dan wejangan guru atau dosen dalam kelas saja kemudian pulang, hura-hura dan menunggu hasil kelulusan tiba sambil berharap perusahaan beken menerima kita sebagai karyawannya. Eits.. Perusahan sekarang lebih cerdik dalam memilih, bukan lagi soal nilai dan soal lulusan mana ia berasal melainkan soal kontribusi dan inovasi apa yang dapat kamu berikan kepada perusahaan saya? Sehingga era sekarang sangat perlu membangun generasi yang rela keluar dari zona nyaman untuk melakukan perubahan demi perubahan positif. 
Kita harus melakukan sesuatu yang berbeda, dibutuhkan mental dan tentu mindset yang berbeda dan baru pula.  Inilah yang saya katakan kepada bang teman saya, Didik saat jumpa dan diskusi di Depok kemarin sore. 
Meminjam istilah Prof Rhenald, saat ini yang dibutuhkan adalah mental Driver. Manusia yang bermental driver adalah manusia yang matanya terbuka, cepat membaca gejala, tangkas bertindak, dan pasti ia tahu jalan mana yang harus diambil. 
 Sementara itu mental passenger adalah manusia yang bermental kurang awas, yang merasa boleh santai bahkan mengantuk atau malah tertidur,  dan tentu tidak tahu jalan mana yang akan ia tuju. Dan, dengan tumbuhnya kelas menangah baru di Indonesia, banyak keluarga yang kurang melatih “greget” dan kegigihan anaknya dalam bermental driver. Akhirnya hanya fokus pada bidang kognitif saja.
Ini tentu menjadi tugas penting bagi kita, bagaimana mendidik anak, adik kita untuk memiliki mental driver yang memiliki kegigihan dalam mencapai sesuatu serta kualitas kegigihan itu. Terkadang orang tua memang harus tega, membiarkan anaknya belajar dari pengalaman jangan selalu di kekang dalam kandang yang menjadikan potensinya tidak berkembang 🤗

26 Mei 2017

*Aristha J. Kusuma*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s